20+ Tempat Wisata Malam Romantis di Jogja

Sobat traveler, Inilah catatan saran tempat wisata malam romantis serta anti mainstream di Jogja yang harus didatangi. Dari mulai spot gambar kekinian, kuliner lezat, tempat hangout, dinner romantis, sampai pementasan boneka kertas nan unik.

Kala matahari mulai tenggelam, indahnya wisata Jogja tidak serta- merta turut meredup. Terdapat banyak tempat menarik yang dapat Kamu kunjungi. Semaraknya Kota Gudeg ini malah baru saja diawali. Jadi, jangan dahulu buru- buru kembali ke kembali ke rumah ataupun juga hotel. Ayo, sambangi 12 tempat wisata malam di Jogja yang asik, seru, serta keren.

  • Malioboro

Kita mulai tempat wisata malam di Jogja dengan mendatangi Malioboro. Pusat tempat wisata belanja di Jogja ini tidak hanya semarak di siang hari. Pendar lampu kota menaikkan cantiknya jalur legendaris ini dikala malam hari. Tidak lengkap liburan ke Jogja tanpa menyambangi Malioboro.

Malioboro, ruas jalur sangat legendaris di Yogyakarta ini nyatanya tidak hanya semarak dengan hiruk- pikuk interaksi antarmanusianya di siang hari. Dikala malam datang serta lampu- lampu kota mulai menyala, Malioboro hendak menampilkan wajah cantiknya. Panorama alam ini nih salah satu alibi banyak orang yang sulit move on dari Jogja.

Di kiri kanannya, Kamu dapat menikmati panorama alam bangunan lawas yang berpadu dengan mall serta hotel sembari berjalan kaki. Jangan kurang ingat pula menyudahi buat menikmati musik angklung yang unik dari pengamen angklung yang biasa“ manggung” di trotoar Malioboro.

  • Kawasan Titik Nol Kilometer

Kamu tentu ketahui jika kawasan Nol Km ataupun Kilometer Nol ini merupakan tempat wisata di Jogja yang mempunyai beberapa bangunan aset Belanda yang diucap loji. Coba deh kemari kala malam hari, Kamu seakan diajak berkelana ke masa kemudian melalui bangunan- bangunan tua yang terpelihara hingga saat ini. Pendar kekuningan dari lampu merkuri kian menaikkan kesan romantis di tempat ini.

Kawasan Kilometer Nol ini jadi tempat wisata malam di Jogja kesukaan anak muda buat nangkring ataupun mengekspresikan diri. Kamu dapat memandang bermacam komunitas serta seniman menarik atensi wisatawan melalui atraksi mereka. Terdapat yang meniru arca perunggu, berdandan ala hantu, hingga menari.

  • Tugu Jogja

Siapa seh yang tidak tahu dengan landmark yang jadi ikon tempat wisata di Yogyakarta ini? Tugu Jogja yang bercat putih dengan sepuhan emas nampak menjulang di persimpangan Jalan. AM. Sangaji, Jalur Diponegoro, Jalur Sudirman, serta Jalur Margo Utomo( P. Mangkubumi). Tugu Jogja ini terletak satu garis antara Gunung Merapi serta Keraton, menjadikannya jantung kota yang istimewa.

Bila Kamu menyangka Tugu Jogja itu biasa saja, tunggulah hingga malam datang. Dihiasi sinar lampu kota, Tugu Jogja jadi nampak begitu memesona. Saking mempesonanya, banyak orang yang rela menanti hingga jalanan agak hening demi difoto dengan Tugu Jogja di malam hari. Tugu Jogja jadi salah satu tempat wisata malam di Jogja yang harus didatangi.

  • Acara Rakyat Sekaten di Alun- alun Utara

Dari titik Nol Km, berjalanlah ke arah selatan serta temukan alun- alun utara Yogyakarta. Tiap menjelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, alun- alun utara jadi salah satu tempat wisata malam di Jogja yang asik buat didatangi. Di sinilah pasar malam Sekaten diselenggarakan tiap tahunnya.

Kamu dapat menciptakan aneka wahana game yang seru serta murah meriah, semacam kora- kora, bianglala, ombak banyu, hingga rumah hantu. Ada pula aneka jajanan dan toko- toko yang menjual baju sisa. Atmosfer kian riuh dengan diputarnya lagu- lagu dangdut di beberapa wahana.

  • Alun- alun Kidul( Alkid)

Alun- alun selatan ataupun yang lebih diketahui dengan alun- alun kidul ataupun alkid merupakan tempat wisata malam di Jogja yang harus didatangi selanjutnya. Aneka lampu warna- warni dari kendaraan hias menaikkan semarak tempat ini. Mobil- mobil hias ini dapat Kamu pakai buat berkelana alkid dengan tarif 30- 40 ribu setelah ditawar.

Jangan lewati pula buat menjajal peruntunganmu melewati celah 2 tumbuhan beringin alkid. Konon, siapa yang dapat melewati celah di antara tumbuhan beringin dengan mata tertutup, harapannya hendak terkabul. Jadi, jika Kamu memiliki harapan yang terpendam, mengapa gak dicoba aja? Tetapi ingat, itu cumalah mitos jadi jangan diambil hati ya, cobain aja hanya berhura- hura bersama keluarga ataupun sahabat.

Puas berkelana dengan becak/ kendaraan hias serta bermain lewat celah beringin kembar, Kamu dapat melanjutkan bersantai menikmati kuliner malam Jogja berbentuk wedang ronde serta kacang rebus. Kebetulan di dekat alkid ini banyak penjual wedang ronde dikala malam datang.

  • Halaman Pelangi Monumen Jogja Kembali( Monjali)

Monumen Jogja Kembali ataupun Monjali ialah suatu monumen serta museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang terletak di Jalur Lingkar Utara Yogyakarta. Tidak hanya berisi rekaman sejarah buat mengenang pahlawan kemerdekaan, monumen ini nyatanya memiliki sisi romantisnya sendiri di malam hari, lho.

Di pelataran Monjali, terdapat Halaman Pelangi yang terasa semarak serta romantis di malam hari. Lampion- lampion bermacam wujud menerangi tempat ini dengan cahayanya yang warna- warni. Hanya di mari Kamu dapat memandang pelangi di malam hari. Terlebih, halaman ini tergenapi dengan bermacam wanaha yang dapat Kamu nikmati. Cocok banget buat tempat wisata malam di Jogja bersama sahabat, pacar, ataupun keluarga.

  • Sindu Kusuma Edupark

Suatu ferris wheel dengan lampu berwarna- warni di Sindu Kusuma Edupark terus menjadi menaikkan semarak Jogja di malam hari. Sindu Kusuma Edupark ataupun SKE merupakan halaman tamasya yang terbilang baru di Yogyakarta. Wahana utamanya merupakan ferris wheel alias kincir ria setinggi 48 m.

Dari puncak bianglala ini, Kamu dapat menikmati atmosfer lampu kota Jogja bersama orang yang Kamu kasihi. Halaman tamasya ini hanya buka hingga jam 9 malam, jadi jangan hingga kemalaman. Sayang jika Kamu melupakan tempat wisata malam di Jogja yang satu ini.

  • Bukit Bintang

Bukit Bintang yang terletak di Jalur Raya Yogyakarta- Wonosari jadi salah satu tempat wisata malam di Jogja yang mempesona buat melupakan malam. Di tempat ini, berjajar beberapa warung makan di tepi jurang yang menawarkan aneka santapan dengan harga ringan.

Dari ketinggian 150 m, kalian dapat menikmati jagung bakar plus minuman hangat ditemani kerlip lampu kota Jogja yang mempesona di kejauhan. Tentu tambah romantis, terlebih jika ditemani orang yang Kamu cintai.

  • Camping Riang di Gunung Api Purba Nglanggeran

Ini ia tempat wisata malam di Jogja yang anak muda bangat. Gunung Api Purba ialah suatu kumpulan batu- batu raksasa yang membentuk gundukan semacam gunung. Tempat ini dapat jadi ilham menarik buat camping di Jogja. Cuma perlu waktu kurang dari 2 jam buat dapat hingga ke puncak Gunung Api Purba sehingga siapapun dapat turut trekking.

Di dekat puncak Gunung Api Purba ada zona camping ground yang lumayan luas. Disitu Kamu dapat mendirikan tenda sembari seru- seruan bersama sahabat dibawah indahnya langit malam Jogja. Dalam ekspedisi Kamu hendak menenukan sebagian gardu pandang yang dapat digunakan buat istirahat sembari menikmati panorama alam malam kota. Mirip di Bukit Bintang.

  • Beach Camp di Pantai- pantai Gunung Kidul

Sempat kepikiran buat camping di tepi laut? Bila iya, Kamu dapat menjadikan pantai- pantai yang terdapat di Gunung Kidul bagaikan posisi beach. Pantai- pantai di Gunung Kidul senantiasa masuk dalam catatan saran tempat wisata yang harus di kunjungi di Jogja. Pantai- pantai tersebut tidak hanya asyik didatangi dikala siang hari. Malam haripun tidak kalah seru.

Kanak- kanak muda Jogja yang hobby traveling umumnya malah tiba ke tepi laut pada malam hari. Mendirikan tenda kemudian membuat api unggun setelah itu dilanjutkan dengan menyantap ikan bakar. What a wow moment! Cocok banget buat tempat wisata malam di Jogja untuk anak muda.

  • Ramayana Ballet Di Candi Prambanan

Ramayana Ballet ataupun Sendratari Ramayana merupakan tempat wisata malam di Jogja yang berbentuk pertunjukan dengan mencampurkan seni, drama serta tari dengan tema cerita Ramayana. Pertunjukan tersebut disuguhkan dalam rangkaian gerak tari dengan diiringi gamelan, tanpa diskusi yang terucap dari penari. Seluruhnya berbentuk gerakan tari yang luwes, indah nan memesona.

Mendatangi hutan pinus Jogja dikala siang hari ialah perihal biasa. Gimana jika malam hari? Dapat banget gaes! Cobain deh, tiba ke destinasi wisata Anti Mainstream yang bernama Hutan Pinus Pengger ataupun Hutan Pinus Sendangsari. Di mari, Kamu hendak dapat melihat city light serta spot gambar instagenic penuh dampak sinar nan epic.

Spot gambar romantis kesukaan turis di mari berbentuk spot piramid/ tumpeng dari ranting tumbuhan yang mana di bagian tengahnya berlubang sehingga dapat dimasuki orang. Di atasnya ada suatu lampu sorot serta berlatar kerlap- kerlip lampu kota Yogyakarta. Umumnya, para pendamping halal pengantin baru difoto di mari dengan style silih berhadapan ataupun juga rebahan di bahu sembari memandang city light.

Tidak hanya itu, masih terdapat spot tangan raksasa yang pula tidak kalah keren dikala malam hari. Di ujung jari tangan tersebut ada lampu sorot ke arah tengah sehingga memunculkan berkas sinar nan menawan. Harga tiket masuk ke mari cukup murah, cuma dekat 2, 5 ribu rupiah, parkir motor 2 ribu rupiah, serta parkir mobil 5 ribu rupiah.

Sarana Hutan Pinus Pengger tercantum lengkap, telah ada mushola, bangku serta meja santai, rest zona, warung makan, gazebo buat pertemuan, zona parkir, serta camping ground. Bila hendak berkemah, Kamu wajib bayar 15 ribu rupiah per orang.

Posisi serta alamat hutan pinus ini terletak di Jalan. Dlingo- Patuk, Terong, Dlingo, Bantul, Wilayah Istimewa Yogyakarta. Buat rute serta akses jalannnya,, lebih gampang melalui Jalan. Wonosari. Jadi, dari pusat Kota Jogja, Kamu langsung arahkan kendaraan ke Jalan. Wonosari lurus mengarah Bukit Bintang.

Sehabis hingga puncak Pathuk Gunung Kidul( terdapat radio GCD FM), Kamu hendak menciptakan perempatan. Nah, ambil arah kanan ataupun arah Dlingo, lurus terus sampai melewati wisata Watu Amben. Kamu masih lurus terus simak jalur hingga menciptakan plang petunjuk Hutan Pinus Pengger( kanan jalur). Jam buka mulai dari jam 06. 30– 23. 00 Wib.

  • Aneka Cafe Unik Serta Instagramable

Menjelajahi tiap sudut Kota Jogja dikala malam hari belum lengkap rasanya tanpa berupaya hangout bersama sahabat/ teman di cafe unik nan instagramable. Menyeruput kopi sembari ngobrol kesana- kemari pasti jadi kegiatan menarik, terlebih dapat sembari potret- potret sekalian wifi- an, asik banget bukan?

  • Pintoe Langit Dahromo

Kawasan Dlingo Bantul memanglah dikala ini lagi hits banget digolongan turis. Alasannya, wilayah yang tadinya gersang, saat ini sudah sukses di hijaukan serta ditata buat tujuan wisata. Salah satunya merupakan Pintoe Langit Dahromo.

Cocok dengan namanya, destinasi wisata malam ini menyuguhkan spot selfie di ketinggian dengan view perbukitan indah serta city light dikala malam datang. Spot kesukaan di mari berbentuk suatu pintu di atas bukit, jadi kala Kamu difoto di depan pintu tersebut hingga seolah- olah lagi terletak di angkasa/ langit.

Terdapat pula spot piano serta jendela beserta tempat duduk yang tidak kalah kece. Harga tiket masuk ke tempat ini lumayan murah meriah, cuma 5 ribu rupiah. Alamat Pintoe Langit Dahromo terletak di Jalan. Hutan Pinus Nganjir, Dahromo, Muntuk, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Jam buka mulai jam 05. 00– 22. 00 Wib.

Rute jalur yang dapat Kamu tempuh lewat halte giwangan, lurus terus ke selatan menyusuri jalur imogiri timur. Sehabis hingga di pertigaan Pasar Imogiri, belok ke kiri mengarah arah Kebun Buah Mangunan. Di pertigaan Kebun Buah Mangunan, Kamu lurus terus melewati Hutan Pinus Asri sampai Bukit Lintang Sewu. Nah, posisi Pintoe Langit Dahromo di sebelah selatan Bukit Lintang Sewu.

  • Halaman Lampion Kaliurang/ Festival of Light Kaliurang

Kawasan utara Jogja, tepatnya Kaliurang pula tidak kalah asik buat wisata malam. Tiap pertengahan tahun ataupun cocok libur peningkatan kelas kanak- kanak sekolah, umumnya Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bersama PT Cikal Bintang Bangsa( pengelola Halaman Pelangi Monumen Jogja Kembali) mengadakan festival lampion.

Bertempat di Gardu Pandang Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, aktivitas yang bernama Festival of Light Kaliurang ini menyuguhkan aneka lampion berjudul Timur Tengah, Dancing Fountain( air mancur menari), serta kuliner jajanan tradisional sampai modern.

Buat merambah Halaman Lampion, wisatawan hendak dikenakan bayaran sebesar 25– 30 ribu rupiah. Jam buka mulai jam 16. 40– 01. 00 Wib. Difoto dengan latar wujud lampion unik serta lampu- lampu menawan pasti hendak menciptakan foto instagenic/ instagramable.

  • Dinner Romantis di Abhayagiri Restaurant

Buat Kamu para pengantin baru yang lagi bulan madu, dapat menghabiskan malam lewat dinner romantis di Abhayagiri Restaurant. Di mari, Kamu bisa bersantap santapan lezat sembari melihat penorama indah Candi Prambanan dari kejauhan. Suasananya aman serta tenang, jauh dari keramaian kota.

Tempat makan romantis di Jogja ini terletak di Sumberwatu Heritage Resort, Dusun Sumberwatu RT. 002/ RW. 001, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Lokasinya memanglah agak terpencil, tetapi tidak harus kuatir hendak tersesat sebab telah terdapat papan petunjuk jalur.

Buat menggapai Abhayagiri Restaurant, Kamu langsung saja mengarah Candi Prambanan dari Kota Jogja lewat Jalur Raya Solo– Yogyakarta. Saat sebelum pintu masuk Candi Prambanan, Kamu hendak menciptakan Pasar Prambanan( sebelah selatan candi). Kamu belok ke arah selatan lewat Jalur Piyungan Prambanan lurus simak petunjuk restoran tersebut. Jam buka mulai jam 11. 00– 22. 00 Wib.

  • Menikmati Sajian Khas Gudeg Pawon

Siapa seh yang tidak tahu gudeg? Santapan khas Jogja ini sangat terkenal digolongan turis dalam negeri, apalagi sampai manca negeri. Nah, dari sekian banyak penjual gudeg, terdapat satu warung legendaris yang lumayan unik sebab cuma buka dikala malam hari. Namanya Gudeg Pawon.

Pawon berasal dari bahasa Jawa, maksudnya dapur. Dinamakan Gudeg Pawon karena penyajiannya lansung di dalam pawon/ dapur buat memasak gudegnya. Tidak heran bila wisatawan wajib antri dikala hendak mencicipi gudeg ini, mengingat tempatnya kecil cuma berbentuk dapur. Satu porsinya dibanderol antara 12– 35 ribu rupiah bergantung lauk yang dipakai.

Rasa gudegnya memanglah lezat, teruji cuma dalam waktu sebagian jam saja langsung habis ludes di borong pembeli. Tidak heran, bila Gudeg Pawon masuk dalam list Gudeg Jogja sangat lezat serta populer. Alamat warungnya terletak di Jalan. Janturan UH/ IV Nomor. 36, Warungboto, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Jam buka mulai jam 22. 00– 00. 00 Wib.

  • Menggoyang Lidah Dengan Kelezatan Sate Klathak

Tidak hanya gudeg, Kamu pula harus berupaya kuliner Jogja yang lain yang tidak kalah lezat, ialah Sate Klathak. Santapan ini dapat Kamu jumpai di kawasan Pleret, Bantul. Tepatnya sejauh jalur dari simpang 4 Ringroad, Gondowulung ataupun Jalur Imogiri Timur sampai Jejeran, Wonokromo, Pleret Bantul. Di mari terdapat puluhan warung sate kambing yang sediakan sate Klatak, buka dari jam 09. 00– 23. 30 Wib.

Apa seh sate klathak itu? Nyaris sama dengan sate kambing pada biasanya, perbandingan mencolok terletak pada tusuk sate serta bumbu. Sate klatak ditusuk memakai jeruji sepeda sehingga daging sebelah dalam dapat matang dikala terbakar. Bila sate biasa mengenakan bumbu kecap, hingga sate klatak cuma diberi garam serta sedikit merica. Sate klatak umumnya disajikan dengan kuah gulai serta nasi putih.

Harga satu jatah sate klatak( berisi dekat 2 tusuk sate), kuah gulai, serta nasi putih dibanderol dekat 20 ribu rupiah. Sebagian nama warung sate klatak yang populer recommended apalagi pernah masuk dalam film AADC 2( Terdapat Apa Dengan Cinta 2), antara lain Pak Pong, Pak Untung, Pak Jam, Mak Adi serta Bu Jazim( sejauh Jalan Imogiri Timur). Sate klatak Pak Bari serta Pak Jono membuka warungnya di dalam pasar Jejeran.

  • Bersantai Di Villa Kaliurang Sembari Bakar Jagung ataupun Barbeque( BBQ)

Menikmati malam dikala liburan di Yogyakarta tidak wajib di tengah- tengah keramain kota. Untuk Kamu yang suka atmosfer hening, tenang, serta sejuk, dapat berkunjung ke kawasan Kaliurang di kaki Gunung Merapi. Di mari, Kamu dapat menyewa suatu villa buat digunakan bersama sahabat ataupun juga keluarga.

Kaliurang kerap digunakan oleh turis dalam menikmati malam pergantian tahun. Kamu dapat mengisi malam dengan bakar jagung ataupun barbeque sembari ngobrol ataupun juga bermain gitar bernyanyi bersama. Menikmati santapan hangat di sela- sela dinginnya hawa kaliurang pasti sangat menyenangkan, terlebih terdapat tawa teman di sekitarnya.

  • Menyaksikan Pementasan Papermoon Puppet Theatre

Mau merasakan romantisme Jogja dikala malam hari ala Rangga Serta Cinta di Film AADC 2? Cobain deh, nonton pertunjukkan boneka Papermoon Puppet Theatre. Memanglah seh, tidak tiap hari mengadakan pentas, tetapi siapa ketahui cocok Kamu ke Yogyakarta, cocok pula terdapat pementasannya.

Walaupun terkesan simpel, tetapi pertunjukkan boneka kertas ini memiliki arti yang begitu mendalam. Tidak ayal, banyak orang menyukainya, apalagi dikala ini anggota komunitas Papermoon Puppet Theatre lagi padat jadwal keliling dunia lho.

Studio Papermoon Puppet Theatre yang diberi nama Rumah Papermoon terletak di Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Wilayah Istimewa Yogyakarta. Rumah ini berisi bermacam properti yang digunakan dalam pertunjukkan. Bila hendak berkunjung ke mari, Kamu wajib menghubungi pengelolanya terlebih dulu lewat [email protected] ataupun websitenya sekalian buat memandang agenda pementasan.

  1. Angkringan

Menikmati tempat wisata malam di Jogja pasti belum lengkap tanpa lesehan di angkringan ditemani secangkir kopi. Tiap malam, angkringan Lik Man di sisi utara Stasiun Tugu dan angkringan KR di jalur Margo Utomo senantiasa dipenuhi anak muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *